Cinta, kamu pasti sudah mengenalnya. Setiap orang pasti menginginkan dicintai. Aku pun juga. Rasa penasaran, penasaran, dan penasaran dalam cinta. Belum saatnya kita bermain cinta. Tapi apa salahnya jika penasaran tak terungkap. Mencoba bagaimana mencintai, dan bagaimana dicintai. Tanda-tanda kalian jatuh cinta seperti senyum-senyum sendiri setelah bertemu atau mengalami kejadian dengan orang yang dikagumi. Dari situ lah aku mengerti cinta. Menurutku cinta itu suatu motivasi, motivasi untuk semakin menghargai orang lain, belajar bertanggung jawab, dan yang paling penting adalah siap untuk ditinggal cinta. Memang menyakiti tidak pernah disadari, yang disakitilah yang merasakan. Cinta datang membawa kebahagiaan, dan biasanya pergi meninggalkan bekas. Aku pernah merasakan itu, makanya cukup tau tentang cinta. Tak biasa aku merasakan cinta dengan seorang sedalam ini. Diputusin, itu yang gak bisa dihindari, harus terima kenyataan. Ya walaupun itu nggak bisa diterima dengan ikhlas. Tapi apa mungkin harus nangis setiap hari, bikin status galauan #itu aku banget-___-. Wajar, dan maklum-maklum aja kan? Maklum lah ababil wkwkw. Dari situ bisa koreksi diri, tapi sulit juga buat ikhlas. Yang biasanya gini, sekarang udah beda. Nyangka kalo si doy gini lah gitu lah, negative thinking yang ada. Ngeluapin semua itu dengan nangis nggak bakal bisa. Kalo kata melo “dasar cah cinta” cah cinta=gampang galau #halah. Damai rasanya saat memiliki orang yang dipuja #memang. Selalu ingin bertemu. Tenang jika sudah bertemu. Dan menangis saat orang yang dipuja itu pergi. Semaleman gak bisa tidur. Hanya mikirin dia, kenapa kamu kayak gini ninggalin aku di saat aku mengharapkan kedewasaan darimu. Dimana-mana Cuma keinget dia, sekarang dia lagi ngapain? Kira-kira dia udah makan belom? Smsan sama siapa sekarang? Diem. Itu yang bikin keinget semuanya. Pikiran jadi kosong, males ngapa-ngapain, terutama lupa makan. Badan mulai nggak stabil, itu yang langsung kurasakan. Lemes, pucet, dehidrasi lah, meriang lah #menderita banget pokoknya-__-Nggak boleh kangen sama dia lagi, nggak boleh merhatiin lagi, mengalihkan tentang dia dengan ini itu. Tapi semua itu sia-sia. Memori sangat sulit dihapus, bahkan nggak bisa. Sehari belum ikhlas, dua hari hari udah mendingan, tiga hari lumayan deh. Kagok setiap ada orang bertanya ini itu. Ya karna dipikiranku hanya ada dia. Bingung, ya emang bingung. Nggak biasanya aku kayak gini. Walpaper hp fotomu, dekstop background kamu lagi, buka dompet fotomu, tembok kamar juga(ᴗᴗ). Kayak gini gimana caranya NGGAK JADI CAH CINTA lagi daa! Kapan bisa move on kalo kayak gitu. Setiap saat pasti inget itu terus. Nasib(¬_¬)
“bahagialah dirimu bersama dia yang kau sayangi,
Aku ingin yang terbaik untukmu dan slalu untukmu
dimanakah cinta yng dulu slalu kupuja?
dimanakah hati yang dulu telah kau beri?
kini semua telah berlalu
tak seperti dulu
hanya kamu, cuma kamu
berkuasa di hatiku
tak ada yang menggantikan dirimu
Malam kini selalu menjadi dingin
Sepi tanpa sapamu
Aku bertahan
Aku ingin kamu tau ini
Aku tak berharap banyak
Hanya satu
aku ingin kamu tau ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar